Dilansir Healthline, tepung kelapa berasal dari Filipina. Dalam proses pembuatannya, daging buah kelapa diambil, diparut, dan diperas untuk menghasilkan santan.

Daging kelapa parut akan dikeringkan. Setelah kering, daging kelapa parut dibakar dalam oven dengan suhu rendah, kemudian direndam dalam nasi hingga menjadi tepung.

Tepung kelapa populer di Indonesia karena banyak dikonsumsi oleh para pejuang diet ketofastosis. Tepung kelapa tidak disarankan, karena mengandung rendah karbohidrat yang merupakan aturan wajib untuk asupan diet keto.

Tak hanya itu, menurut dr. Putri Devia Irine, tepung buah tropis mengandung serat yang mungkin tidak mengandung tambahan gluten yang baik untuk orang yang terkena penyakit celiac.

Manfaat Tepung Kelapa Untuk Kesehatan

Selain baik untuk diet atau alergi gluten, tepung kelapa memiliki manfaat kesehatan lain sebagai berikut:

1. Menjaga Kadar Gula Darah Normal

Dalam segelas terigu (30 gram) tepung kelapa mengandung 40 persen kebutuhan serat harian, bahkan 10 kali lipat dari tepung terigu.

Karena kandungan seratnya yang tinggi, tepung kelapa dianggap baik untuk menjaga gula darah agar tetap normal. Ini karena serat mengurangi penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Jika membutuhkan mesin sabut kelapa untuk bisnis Anda, bisa beli pada tautan tersebut ya!.

Bagi penderita diabetes, makan kue atau makanan lain yang berbahan dasar tepung dan kelapa patut dicoba.

2. Mampu Membantu Melawan Infeksi

Penelitian yang dipublikasikan di Asian Pacific Journal of Tropical Medicine menyebutkan bahwa kelapa dapat membantu melawan infeksi.

Dalam buah kelapa, asam laurat (asam laurat) dan monolaurin telah terbukti efektif melawan infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan jamur Candida albicans.

Berkaitan dengan hal tersebut, dr. Devia mengatakan, “Pada dasarnya kelapa memiliki asam laurat, yaitu asam lemak jenuh. Kelapa juga mengaktifkan zat kimia monolaurin di dalam tubuh. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa monolaurin berpotensi menjadi bakteri dan antivirus.”

Namun dr. Devia mengatakan penelitian tentang manfaat buah kelapa untuk mengobati infeksi baru terbatas pada uji coba pada hewan.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk melihat manfaat kelapa untuk melawan infeksi pada manusia.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Tepung kelapa juga memiliki manfaat tersendiri untuk kesehatan jantung. Mengkonsumsi 15-25 gram serat kelapa setiap hari dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) hingga 9 persen dan trigliserida darah hingga 22 persen.

Selain itu, kandungan asam laurat pada buah kelapa diduga mampu membunuh bakteri penyebab timbulnya plak di arteri. Jika tidak ditangani, plak di arteri ini dapat menyebabkan penyakit jantung.

4. Bagus untuk Menurunkan Berat Badan

Lagi-lagi kandungan serat sabut kelapa merupakan nutrisi paling bergizi bagi kesehatan tubuh.

Ya, selain serat, kandungan protein pada tepung kelapa diduga bisa mendukung proses penurunan berat badan yang sehat. Kedua nutrisi tersebut berguna untuk membantu perut bertahan lebih lama dan tidak kelaparan.

Meski begitu, dr. Devia tetap menyarankan untuk selalu menyeimbangkan konsumsi tepung kelapa dengan pola hidup sehat agar berat badan ideal Anda bisa tercapai.

“Memang tepung ini lebih banyak seratnya, punya indeks glikemik lebih rendah, kelihatan lebih sehat. Kalau hanya mengandalkan pola makan sehat tapi kurang olahraga dan kurang tidur ya lah. Tetap perlu diimbangi dengan olahraga, kebersihan, istirahat yang cukup. agar mendapat manfaat. makanan sehat bisa dicicipi, ”saran dr. Devia.

By ansyah