Kebijakan Pembangunan

Kebijakan Pembangunan

Kebijakan Pembangunan

Pola pembangunan di negara maju menunjukkan efisiensi yang tinggi dengan kapasitas produksi dan jumlah tenaga kerja yang besar, sehingga sejumlah kecil petani dapat menyediakan pangan bagi seluruh penduduk. Sedangkan pola pembangunan yang tidak efisien dapat ditemukan di negara berkembang. Tingkat produktivitasnya sangat rendah sehingga hasil panennya seringkali tidak memenuhi kebutuhan petani Mencapai tingkat subsisten (memenuhi semua kebutuhan dasar) masih menjadi tujuan utama petani kecil di negara-negara dunia ketiga.

Jika produktivitas petani yang rendah tersebut tidak dapat segera ditransformasikan ke dalam pola pembangunan dengan produktivitas yang lebih tinggi (terutama melalui kebijakan land reform yang diikuti dengan penyesuaian struktur kelembagaan sosial ekonomi), maka pembangunan (yang harus dipercepat dengan praktik pembangunan dan harga). insentif ) tidak boleh berhasil). mampu mengatasi permintaan pangan yang terus meningkat, sehingga kemiskinan di negara berkembang hanya akan meningkat di tahun-tahun mendatang.

Bentuk kebijakan ekonomi di negara berkembang, kebijakan yang mengarah pada alternatif strategi coping.
1. Pengangguran
2. Kemiskinan
3. Ketimpangan
4. Stagnasi di pedesaan
5. Dominasi intelektual internasional.

 

Tindakan yang diperlukan di negara berkembang

1. Pedoman atau instrumen kebijakan untuk perbaikan:

  • Produktivitas yang lebih tinggi
  • Perluasan lapangan kerja
  • Kemiskinan untuk mengurangi kemiskinan

2. Arahan yang membawa perubahan struktural dalam:
kompensasi

  • Kekuatan untuk memperoleh pendidikan
  • Kemampuan untuk memperbarui ukuran ekuitas
  • Pendapatan melalui pajak progresif.

 

Kondisi pembangunan ekonomi

1. Peningkatan modal dalam bentuk

  • tanah
  • Peralatan fisik
  • Sumber Daya Manusia

2. Perkembangan penduduk

  • Kemampuan sistem ekonomi untuk menyerap dan menggunakan tenaga kerja ekstra secara produktif untuk keterampilan yang umumnya terkait dengan tingkat dan sifat akumulasi modal dan keterampilan manajerial dan administratif yang tersedia.

3. Teknologi

  • Merupakan hasil dari cara-cara yang telah diperbaiki dalam profesi tradisional. Adanya inovasi untuk menghasilkan suatu barang dengan proses produksi yang bernilai tambah.

 

Masalah umum dalam pembangunan ekonomi

  • Perdagangan luar negeri
  • Pembentukan modal
  • Penghematan
  • Bantuan luar negeri
  • Pendidikan
  • Penghuni
  • Pengangguran
  • Sektor industri dan sektor pertanian

 

Masalah khusus pembangunan ekonomi

  • Modal rendah karena sektor tabungan rendah, yang menyebabkan berkurangnya investasi dan lapangan kerja
  • Kualifikasi rendah karena tingkat pendidikan rendah, tenaga kerja produktif rendah.

Sumber Rangkuman Terlengkap : SarjanaEkonomi.Co.Id