Contoh Bisnis yang Menjanjikan Untuk Anda

Kisah Josephine dan suaminya mendahului salah satu contoh bisnis yang menjanjikan di dunia saat ini.

Kisah yang Menceritakan Contoh Bisnis yang Menjanjikan

contoh bisnis yang menjanjikan

Pada tahun delapan ratus lima puluh, Josephine menerima kunjungan dari pejabat Cina yang menawarinya teh daun hijau langka sebagai hadiah. Awalnya, dia ragu untuk menerima tawaran itu karena dia pernah mendengar bahwa daun teh sangat berkhasiat obat dan hanya bisa ditanam di China. Namun, setelah banyak pertimbangan, dia memutuskan untuk menanam lima ribu semak dan mengumpulkan benihnya agar bisa ditaburkan. Baru kemudian, ketika dia membawa pulang daun teh yang pertama, dia menyadari satu hal: semua daunnya telah beraroma harum melati.

Contoh bisnisnya yang menjanjikan berlanjut selama enam tahun lagi. Pada usia enam puluh satu, dia menikah dengan seorang pria tiga puluh tahun lebih tua darinya dan pindah ke Phuket, Thailand. Di sana ia menemukan pekerjaan sebagai asisten juru masak dan kemudian menjadi koki di sebuah restoran Thailand yang populer. Keberuntungannya terus meningkat ketika dia menikah dengan seorang saudagar kaya Cina dan pergi ke Chinag Mai, yang sekarang menjadi Bangkok. Di sana dia bekerja di departemen keuangan sebuah pabrik perhiasan milik Cina yang baru didirikan dan mengetahui bahwa perusahaan itu mengimpor brokat sutra yang dibuat dengan gaya Khmer dari Kamboja.

Pada tahun sembilan belas delapan puluh satu, pada usia tujuh puluh dua, Josephine mulai melakukan perjalanan ke India untuk urusan bisnis dan tinggal selama dua bulan di Delhi, di mana dia belajar bahasa Hindi dan ikut serta dalam festival bahasa India. Selama waktu ini, dia bertemu dengan seorang gadis Hindu cantik yang mengubah hidupnya dan arah karirnya akan diambil. Dia jatuh cinta pada wanita ini dan mulai menerapkan ajaran konsumen akan (sepuluh perintah universal). Dia menjadi seorang vegetarian dan praktisi yoga, mengambil kelas yoga di banyak kota berbeda di seluruh dunia. Pada usia delapan puluh satu, dia pensiun untuk melayani sebagai guru.

Kisah Josephine adalah benang merah dalam kehidupan banyak orang. Beberapa berhasil, yang lain menyerah, dan yang lain terus berjuang melalui banyak tantangan hidup yang bisa mereka hadapi. Salah satu siswa saya adalah mantan pelayan hotel yang telah menjadi penulis yang sangat sukses dengan serangkaian buku populer. Dia mulai mencuci jendela di usia yang sangat muda dan bekerja melalui jaringan hotel di Bangkok, India, ke Manhattan, New York, ke San Francisco, California. Ketika dia pindah kembali ke India, dia terus tinggal di kota-kota kecil sampai dia mampu membeli sebidang tanah kecilnya sendiri dan membangun rumah sederhana di atasnya.

Ketika Josephine tiba di rumah, dia mulai membaca teks-teks Buddhis karena budaya lokal di komunitasnya sangat tradisional dan konservatif. Dia menyadari bahwa belajar tentang agama Buddha akan membantunya mengatasi beberapa masalah dalam kehidupan pribadinya. Dia juga menemukan bahwa ada banyak kesamaan yang dimiliki oleh setiap orang yang terlibat dalam budaya Buddhis. Wawasan ini mendorongnya untuk mengunjungi para Buddha di Dharamshala, India, berharap untuk menjadi tercerahkan di sana. Pada perjalanan pertamanya, Josephine mengalami perasaan damai yang tidak bisa dia gambarkan dengan kata-kata.

Pada kunjungan keduanya, Josephine disambut dengan hangat oleh para biarawan, yang mengatakan kepadanya bahwa mereka telah menunggunya, karena dia lahir pada hari yang sangat menguntungkan untuk bulan kelahirannya. Setelah duduk di depan Guru, Josephine mengalami kedamaian yang luar biasa yang tidak dapat dia gambarkan dengan kata-kata. Dia merasa seolah-olah dia melihat Buddha muka dengan muka. Pengalaman itu membuatnya berjanji untuk terus belajar tentang agama Buddha. Dia mengambil langkah pertama untuk memulai bisnisnya dengan mitra bisnisnya, yang merupakan penduduk asli Thailand.

Teladan yang Memotivasi

Sebuah contoh bisnis yang menjanjikan selalu diikuti oleh orang lain. Mereka termotivasi untuk terus mengikuti teladan karena mereka melihatnya sebagai jalan menuju kebahagiaan. Ketika Anda memiliki visi tentang apa bisnis Anda seharusnya dan Anda tahu bahwa orang lain mengikuti jalan yang sama, Anda termotivasi untuk memulai. Pelajari lebih banyak lagi tentang hal ini di domoacademy.com Banyak orang gagal dalam bisnis mereka karena mereka tidak melihat peluang mereka sekaligus. Namun, ketika Anda diberi contoh oleh orang lain yang sepertinya akan berhasil, kemungkinan besar Anda akan mengikuti jalan yang sama.

Ketika bisnis Anda berjalan dengan baik, Anda dapat berbagi kesuksesan Anda dengan orang lain melalui buku, seminar, atau lokakarya. Contoh bisnis yang menjanjikan dapat memotivasi Anda untuk semakin sukses dalam bisnis Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk menunjukkan kepada orang lain bagaimana memperoleh kesuksesan bisnis juga.