Apa Arti Ghosting Untuk Hubungan Tertentu? Yuk, Kita Cari Tahu

Jauh dari Ghosting, Ini 6 Pentingnya Kata Putus saat Hubungan Berakhir

Mungkin ada sebagian masyarakat yang sudah tidak asing lagi dengan istilah ghosting. Namun, tak sedikit juga dari masyarakat kita yang masih merasa asing dengan istilah tersebut. Lantas, apa arti ghosting?

Pengertian Ghosting

Pada dasarnya, istilah ghosting ini lebih populer di kalangan anak-anak muda. Biasanya penggunaan istilah ghosting akan ditujukan pada sebuah hubungan asmara maupun hubungan pertemanan. Namun, istilah ghosting ini kerap digunakan di dunia maya ketimbang di dunia nyata.

Seiring dengan berjalannya waktu, istilah ghosting pun semakin populer di kalangan masyarakat luas yang aktif menggunakan media social.

Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan membahas tentang arti ghosting pada hubungan tertentu. Tanpa banyak panjang lebar lagi, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Ghosting Dalam Hubungan Asmara

Menurut informasi yang didapat, arti kata ghosting dalam sebuah hubungan asmara itu adalah menghilang secara tiba-tiba tanpa bisa dihubungi lagi. Ghosting akan terjadi ketika ada salah satu orang yang secara tiba-tiba menghentikan komunikasi tanpa penjelasan, saat mereka sedang melakukan pendekatan atau kencan.

Biasanya masalah ghosting ini terjadi pada pasangan yang belum jadian, namun sudah sering jalan bareng. Tentu saja tindakan ghosting dari seseorang yang sudah dekat dan diharapkan akan sangat menyakitkan bagi kita.

Dengan kata lain, arti ghosting tersebut merupakan perilaku yang dapat membuat seseorang seperti diberi harapan palsu. Ya, ketika perasaan kita sedang berbunga-bunga karena si dia, namun secara tiba-tiba ia menghilang tanpa kabar atau alasan yang jelas.

Bahkan, ia menghilang tanpa melakukan komunikasi lagi dan seolah-olah tidak saling kenal ketika kamu bertemu dengannya secara tidak sengaja.

Pengalaman di ghosting dalam sebuah hubungan asmara pun menjadi cara yang tepat, untuk menyadarkan diri bahwa berharap pada sesuatu yang belum pasti itu adalah kesalahan besar. Masalah ghosting pada umumnya disebabkan karena perasaan sesaat, atau sebenarnya ia baru menyadari tidak benar-benar menyukai kita.

Bahkan, hal tersebut juga bisa terjadi karena seseorang merasa tidak percaya diri dan masih belum siap untuk menjalankan komitmen denganmu. Tak hanya itu, penyebab ghosting pun bisa terjadi karena ia masih merasa ragu dan melihat seseorang yang lebih baik darimu.

Masih belum habis, penyebab ghosting juga bisa terjadi karena kesibukannya dan tidak ingin mendapatkan tekanan dari seseorang.

Ghosting Dalam Pertemanan

Ghosting dalam hubungan pertemanan juga tidak berbeda jauh dengan hubungan asmara lho. Ya, hubungan pertemanan yang berpotensi menerima ghosting ini adalah hubungan platonic. Lalu, apa yang dimaksud dengan hubungan platonic?

Perlu kamu ketahui, hubungan platonic ini adalah sebuah pertemenan yang dilakukan oleh seorang pria dan wanita dengan ketertarikan asmara. Saat menjalani hubungan platonic tersebut, tentu saja menjaga perasaan satu sama lainnya menjadi kunci utama.

Namun, hubungan platonic ini biasanya disamarkan dengan persahabatan untuk saling mencintai tanpa bermain hati. Mirisnya lagi, hubungan platonic selalu muncul salah satu pelaku yang tidak tahan dengan perasaan cintanya, sehingga berpotensi untuk melakukan ghosting.

Hal itu bukan karena faktor tidak menyukai, melainkan si pelaku ghosting tidak ingin merusak hubungan pertemanannya karena perasaan cinta kepadanya. Alhasil, ia lebih memilih menghilang tanpa alasan demi menjaga hubungan pertemanan.

Nah, seperti itulah arti ghosting pada hubungan tertentu. Bagaimana, apakah kamu juga termasuk korban atau pelaku ghosting?