Alat Pelindung Diri (APD) yang sering digunakan diatas kapal

Keselamatan diri sendiri dan rekan kerja adalah prioritas utama yang perlu diingat oleh pelaut profesional saat bekerja di atas kapal. Semua perusahaan pelayaran memastikan bahwa kru mereka mengikuti prosedur dan aturan keselamatan pribadi untuk semua operasi yang dilakukan di atas kapal.

Untuk mencapai keselamatan maksimal di atas kapal, langkah dasarnya adalah memastikan bahwa setiap orang memakai alat pelindung diri yang dibuat untuk berbagai jenis pekerjaan yang dilakukan di kapal.

1) Pakaian Pelindung : Pakaian pelindung adalah pakaian pelindung yang melindungi tubuh awak kapal dari bahan berbahaya seperti minyak panas, air, percikan las dll. Pakaian ini dikenal sebagai “dangri” atau “baju boiler”.

2) Helm : Bagian terpenting dari tubuh manusia adalah kepala. Ini membutuhkan perlindungan maksimal yang disediakan oleh helm plastik keras di kapal. Tali dagu juga disediakan dengan helm yang menjaga helm tetap pada tempatnya saat tersandung atau jatuh.

3) Sepatu Pengaman : Ruang dalam kapal maksimal digunakan oleh kargo dan mesin, yang terbuat dari logam keras dan yang membuat awak kapal canggung untuk berjalan-jalan. Sepatu keselamatan memastikan bahwa tidak ada yang terjadi pada kaki awak saat bekerja atau berjalan di atas kapal.

4) Sarung tangan pengaman : Berbagai jenis sarung tangan disediakan di atas kapal. Semua ini digunakan dalam operasi di mana menjadi penting untuk melindungi tangan seseorang. Beberapa sarung tangan yang disediakan adalah sarung tangan tahan panas untuk bekerja di permukaan yang panas, sarung tangan katun untuk operasi normal, sarung tangan las, sarung tangan kimia dll.

5) Goggles : Mata merupakan bagian tubuh manusia yang paling sensitif dan dalam operasi sehari-hari di kapal sangat tinggi kemungkinannya untuk mengalami cedera mata. Kaca pelindung atau goggle digunakan untuk pelindung mata, sedangkan goggle las digunakan untuk operasi pengelasan yang melindungi mata dari percikan api berintensitas tinggi.

6) Ear Muff/plug : Ruang mesin kapal menghasilkan suara 110-120 db yang sangat tinggi untuk telinga manusia. Paparan beberapa menit saja dapat menyebabkan sakit kepala, iritasi, dan terkadang kehilangan pendengaran sebagian atau seluruhnya. Penutup telinga atau penutup telinga digunakan di atas kapal yang meredam kebisingan hingga nilai desibel yang dapat ditanggung.

alat safety dalam kapal7) Safety harness : Operasi kapal rutin meliputi pemeliharaan dan pengecatan permukaan yang tinggi dan tinggi yang mengharuskan anggota kru untuk mencapai daerah yang tidak mudah dijangkau. Untuk menghindari jatuh dari tempat yang tinggi seperti itu, sabuk pengaman digunakan. Tali pengaman dikenakan oleh operator di satu ujung dan diikat pada titik kuat di ujung lainnya.

8) Masker wajah : Bekerja pada permukaan insulasi, pengecatan atau pembersihan karbon melibatkan partikel berbahaya kecil yang berbahaya bagi tubuh manusia jika terhirup secara langsung. Untuk menghindarinya, disediakan masker wajah yang berfungsi sebagai pelindung dari partikel berbahaya.

9) Pakaian kimia : Penggunaan bahan kimia di kapal sangat sering dan beberapa bahan kimia sangat berbahaya jika bersentuhan langsung dengan kulit manusia. Setelan kimia dikenakan untuk menghindari situasi seperti itu.

10) Welding shield : Pengelasan adalah operasi yang sangat umum di kapal untuk perbaikan struktural. Seorang tukang las dilengkapi dengan pelindung las atau topeng yang melindungi mata dari kontak langsung dengan sinar ultraviolet dari percikan las.

Untuk anda yang  berencana bekerja di kapar, maka bisa mendapatkan barang barang diatas di pusat alat safety. Bahkan kita bisa memesannya secara.

Hanya saja, masing –masing prusahaan memiliki cara kerja yang berbeda. Sebgian besar menyediakan peralatan keselamatan ini di kapal mereka.