7 Jenis Pipa Air Bersih Yang Cocok Di Gunakan Untuk Saluran Di Rumah

Pipa rucika adalah salah satu faktor terpenting saat membangun hunian idaman. Rumah layak huni tidak hanya memiliki desain fisik, tetapi juga sistem drainase yang baik dan berbagai pipa air.

Penyebaran sistem saluran air umumnya terdiri dari dua sistem fungsional, saluran pasokan air bersih dan saluran sistem pembuangan (limbah). Sekarang ternyata ada berbagai jenis pipa air yang perlu Anda ketahui.

Apakah Anda tahu jenis pipa saluran air murni? Baca artikel berikut sebelum memilih pipa yang tepat untuk saluran air Anda!

 

  1. Pipa PVC

Pipa PVC jenis ini sangat populer untuk digunakan di rumah dan bisa disebut pipa air serbaguna. Selain berfungsi sebagai saluran pembuangan, pipa PVC juga dapat digunakan sebagai saluran air murni.

Meski mengandung plasticizer, pipa PVC tidak dianggap berbahaya bagi kesehatan. Pipa PVC menyederhanakan proses pemasangan dan mengurangi biaya. Mereka yang ingin menggunakan pipa PVC dapat menemukannya dengan harga yang relatif terjangkau di berbagai toko konstruksi.

Namun perlu diketahui bahwa pipa PVC tidak dapat terkena sinar matahari langsung. Cat khusus diperlukan untuk melapisi pipa.

 

  1. Pipa CPVC

Pipa CPVC (chlorinated polyvinyl chloride) merupakan salah satu pengembangan dari jenis pipa PVC ini. Perbedaannya terletak pada ketebalannya, yang membuat ukuran pipa CPVC lebih besar.

Salah satu keunggulan pipa CPVC adalah ketahanannya terhadap perubahan suhu hingga 180 ° C. Pipa jenis ini cocok untuk anda yang membutuhkan pipa air panas dan dingin.

 

  1. Pipa uPVC

Selain pipa PVC, jenis pipa plastik lain yang dapat digunakan adalah pipa uPVC. Berbeda dengan pipa PVC, pipa uPVC tidak mengandung plasticizer sehingga lebih aman dan ramah lingkungan.

 

  1. Pipa Tembaga

Dibandingkan dengan jenis pipa sebelumnya, pipa tembaga jenis ini memiliki harga yang relatif mahal. Namun karena ketahanannya terhadap karat dan bakteri, pipa tembaga banyak digunakan untuk instalasi air bersih.

 

  1. Pipa PP-R

Jenis pipa PPR (polypropylene random) ini terbuat dari plastik yang diperoleh dari minyak bumi. Seperti pipa CPVC, pipa PPR dapat menahan perubahan suhu tinggi dan rendah. Pipa PPR ini juga dapat dilengkapi dengan sistem sanitasi untuk konsumsi.

Fitur unik lainnya dari pipa jenis ini adalah ketahanan seismiknya, ketahanan abrasi dan fleksibilitasnya, tetapi konstruksinya ringan. Penggunaan pipa PPR menggantikan pipa logam korosif.

 

  1. Pipa Galvanis

Berbeda dengan jenis pipa di atas, jenis pipa galvanis ini dilapisi dengan baja dan bahan utamanya adalah seng. Dalam hal pemasangan, pipa galvanis memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Perhatian harus diberikan pada keakuratan proses pemotongan. Jika Anda ingin meletakkan pipa galvanis di tanah, yang terbaik adalah melengkapinya dengan peralatan keselamatan.

Harap dicatat bahwa Anda tidak dapat menggunakannya sebagai pipa air panas sebelum Anda membeli pipa galvanis. Hal ini dapat menyebabkan lapisan seng pada pipa terkelupas.

 

  1. Pipa HDPE

Kembali ke jenis pipa plastik, ada pipa HDPE (High Density Polyethylene), yang merupakan jenis pipa plastik tidak beracun. Oleh karena itu, pipa ini sangat cocok sebagai saluran air murni untuk digunakan di rumah. Ini sangat elastis dan kuat. Pipa HDPE jenis ini juga dapat digunakan di daerah pemukiman di daerah dengan kondisi geografis yang tidak stabil.

 

Penutup

Demikian penjelasan mengenai pipa saluran air bersih. Semoga dapat memberikan inspirasi dan referensi bagi Anda.