5 Nama Dataran Rendah di Kepulauan Maluku yang Harus Dikenal

Nama dataran rendah di Kepulauan Maluku biasanya tidak sering dikenal oleh penduduk luar pulau, sementara itu dataran- dataran tersebut jadi tempat menawan yang dapat dijadikan tujuan objek wisata. Kawasan Maluku memanglah didominasi oleh perairan, ialah sebesar 76, 28%. Inilah sebagian nama daratannya yang lumayan rendah.

Terdapat pula Pulau Bacan yang sesungguhnya masih masuk ke dalam daerah Halmahera. Dilihat dari sisi administratif, Bacan masuk ke dalam kabupaten di Maluku Utara, yang pula tercantum ke dalam 7 kecamatan yang lain. Labuha terletak di Bacan serta jadi pusat buat sebagian akses jalur ke sebagian daerah kecamatan yang lain. Gunung Batusibela jadi destinasi liburan para pendaki dalam daerah selaku puncak paling tinggi.

Nama Dataran Rendah di Kepulauan Maluku

1. Pulau Kei Kecil– Nama dataran rendah di Kepulauan Maluku selaku penghasil rempah

Pulau yang satu ini sangatlah populer di golongan turis yang mau berdestinasi. Bila tiba dari zona Jabodetabek ataupun pulau Jawa, turis dapat transit dari kota Surabaya. Wisatawan dari luar pulau dapat tiba dari Ambon ataupun Makassar. Pulau yang pula dijuluki selaku Pulau Nuyanat ini semenjak dini memanglah sudah jadi pusatnya bumbu semenjak abad ke- 16.

Untuk turis hopping island yang mau menaiki speed boat bersama keluarga ataupun saudara, rasanya sangat pas bila berkunjung ke Pulau Kei. Terdapat beberapa destinasi wisata yang terbilang masih natural sebab panoramanya yang dapat dijelajahi, salah satunya Tepi laut Panjang serta ngurbloat.

2. Pulau Ternate– Nama dataran rendah di Kepulauan Maluku letak Gunung Gamalama

Nama dataran rendah di Kepulauan Maluku ini tentu telah tidak asing lagi untuk penduduk dalam negara. Luasnya cuma 76 km² serta terletak di sekitaran gunung api Gamalama.

Walaupun dimensi kawasan tersebut, tidak terkategori besar ataupun sangat luas, masih banyak penduduk yang tinggal ataupun menghuni wilayah Ternate. Kawasan Ternate didaulat jadi bunda kota dari provinsi Maluku Utara serta sudah diakui secara de facto semenjak tahun 1999.

3. Pulau Morotai– Nama dataran rendah di Kepulauan Maluku dengan istilah Ngele- ngele

Pulau Morotai ini nyatanya mempunyai beberapa kawasan yang belum berpenghuni, ialah di 26 pulau. Banyak pula yang memanggil pulau ini dengan istilah Ngele- Ngele, Rao, ataupun Golo. Nama- nama tersebut sesungguhnya tercantum dalam 32 pulau kecil yang mengelilingi Morotai.

Terdapat pula Pulau Saminyamau yang tidak ingin kalah soal kecantikan pada panorama alam alamnya.

Morotai ini ialah hasil dari pemerintahan Kerajaan Moro yang sudah hadapi beberapa pergantian hingga saat ini. Kawasannya pula sempat dijadikan posisi pertumpahan darah serta korban ledakan bom pada tahun 1944.

4. Taliabu– Nama dataran rendah di Kepulauan Maluku yang aksenya merupakan dari Sulawesi Tengah

Nyatanya, Talibun merupakan Kepulauan Sula yang sudah melewati hasil pemekaran lewat kabupatennya. Keputusan tersebut disahkan oleh kelompok DPR pada tahun 2012 terpaut undang- undang wilayah otonomi baru. Penduduk pada pulau Taliabu menggapai 59. 300 jiwa yang sudah dinyatakan pada tahun 2019. Bila turis mau meninggalkan jejak di Taliabu, akses jalur termudahnya merupakan lewat Kabupaten Luwuk, Sulawesi Tengah. Alternatif ini lebih gampang dilalui daripada tiba dari bunda kotanya sendiri, Maluku Utara. Lokasinya terletak di antara Halmahera serta Sulawesi, didetetapkan secara geografis.

5. Pulau Bacan– Nama dataran rendah dekat Kepulauan Maluku yang secara administratif terletak pada Maluku Utara

Terdapat pula Pulau Bacan yang sesungguhnya masih masuk ke dalam daerah Halmahera. Dilihat dari sisi administratif, Bacan masuk ke dalam kabupaten di Maluku Utara, yang pula tercantum ke dalam 7 kecamatan yang lain. Labuha terletak di Bacan serta jadi pusat buat sebagian akses jalur ke sebagian daerah kecamatan yang lain. Gunung Batusibela jadi destinasi liburan para pendaki dalam daerah selaku puncak paling tinggi.

Kepulauan Maluku memanglah cuma mempunyai 2 provinsi dengan sebagian kabupaten. Tetapi, keadaan geografisnya tidak butuh lagi diragukan. Sebagian nama dataran rendah di Kepulauan Maluku mempunyai kekhasannya tiap- tiap. So, do you want to go there in your next holiday?